
Silahkan Isi Kode Rahasia Dibawah Ini
Sampah adalah sesuatu yang setiap manusia punya dan membuangnya,tapi rata2 tak ada yang mau mengakui dan akhirnya menjadi tidak nyamanya semua orang yang ada di sekitarnya. selengkapnya...
Sebenarnya kita belajar dengan siapa..? selengkapnya...
makna shilatun,sholatun,sholawatun selengkapnya...
Pengalaman seorang anak manusia di seantero jagad berbeda,karena kita diciptakan Tuhan memang berbeda.kita di didik menjadi manusia unggul atau menyimpang itu terpengaruh dengan siapa kita berguru.orang alim bilang,kalo kita hidup tanpa guru berarti gurunya syetan. selengkapnya...
Shalat dengan berbagai seginya dapat mengantarkan seseorang menuju gerbang surga yang penuh dengan kenikmatan, karena shalat adalah pilar amalan seseorang. Jika baik shalat seseorang baik pula amalannya, sehingga pintu surga akan selalu terbuka untuknya.
Namun, apakah hanya dengan melakukan ritual shalat seseorang bisa masuk surga dengan mudah? Ternyata tidak semudah itu. Banyak syarat yang harus dipenuhi oleh seseorang jika ingin meneguk nikmatnya surga, salah satunya adalah khusyu’. Seseorang bisa melakukan shalat khusyu’ jika dia sudah bisa menata hati dan berbuat dengan hal-hal yang diperintahkan dan menjauhi hal-hal yang dilarang dalam Al Qurán dan Sunnah.
Sikap dan sifat pribadi yang bersih dan suci dari dosa akan memudahkannya untuk khusyu’. Lalu apa sebenarnya khusyu’ itu sendiri, bagaimana cara agar seseorang bisa melaksanakan shalat dengan khusyu’ sehingga surga menanti dengan senang hati? Lalu bagaimana hubungan antara shalat khusyu’ dengan peningkatan kecerdasan? Dalam buku kecil ini akan memandu awal makna khusyu’ itu, manfaat shalat dan bagaimana mengelola fikiran dan hati. Hingga hal-hal perilaku kehidupan seseorang lebih bermakna dan bermanfaat.
Dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari ( perbuatan-perbuatan ) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar ( keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. ( QS. Al-Ankabut ; 29 : 45)
Selama ini banyak orang berbicara tentang bagaimana caranya bahagia,Persepsi manusia sekarang, hidup bahagia karena faktor tercukupinya materi,Tapi ,.. ternyata hal itu tidak menjadi jaminan. Karena kecenderungan pendapat itu masih mengacu hanya pada kesadaran otak,padahal untuk mencapai kebahagiaan sempurna manusia harus mempunyai kesadaran secara utuh tiga kesadaran itu meliputi: 1. kesadaran otak(materi) 2. kesadaran berinteraksi (sosial) 3. kesadaran illahiyah Untuk menguasai ke tiga kesadaran ini kami mengemas dalam sebuah artikel semoga bermanfaat untuk kita semua. selengkapnya...

Silatun adalah kesadaran tertinggi disaat manusia ingin mendapatkan kebahagiaanya,
Banyak orang berbicara Tuhan, tapi enggak mengerti bagaimana cara menuju Tuhan.
kenyataan banyak metode pengajaran yg sering membuat manusia pusing
di saat mengikuti seorang guru untuk menuju Tuhanya.sehingga mereka berpersepsi
akhirnya yg mereka dapatkan adalah kesesatan.tapi sayang,banyak guru-guru yg
mengajari konsep MA`RIFAT,yang terbelenggu dengan EGONYA tanpa menyadari
akibat yang ditimbulkan.
Manusia adalah pengamat,pengamat atas dirinya sendiri,manusia yang lain,alam raya
dan secara keseluruhan alam yang diciptakan TUHAN.tapi cenderung di saat mengamati
sesuatu tidak memperdulikan dirinya sendiri. APA YANG DI DAPAT..?
INTROSPEKSI bukan mendapatkan hidayah, justru kebanggaan yang mengarahkan
kepada sesuatu yang menyesatkan.ini terjadi,karena manusia tidak menggunakan
Copyright © 2010 Eden Team Konsultasi : Kang Guntar · All Rights Reserved
Powered by sitekno