SILATUN
Kesadaran untuk Mencapai Puncak Kebahagiaan
managerial motivation gradual scientist
Pengalaman seorang anak manusia di seantero jagad berbeda,karena kita diciptakan
Tuhan memang berbeda.kita di didik menjadi manusia unggul atau menyimpang
itu terpengaruh dengan siapa kita berguru.orang alim bilang,kalo kita hidup tanpa
guru berarti gurunya syetan.
Mensikapi dunia pendidikan yang berkembang selama ini banyak orang saling
berhujjah bahwa dia yang terbaik.akibat yang ditimbulkan seakan2 mereka adalah
yang paling benar ujung2nya sok suci alias gak kena najis.padahal siapa sich
manusia yang tak bernajis.
Saat memory otak saya,saya kembalikan kebelakang.Rekaman otak saya menangkap
banyak kerancuan.ketidakselarasanya pendidikan yang saya dapatkan.mulai SD,MTs
kemudian MA(Aliyah).Tapi sampai sekarang setelah saya masuk kembali ke SD,SMP
SMA belum ada perubahan yang kentara.Murid hanya di didik bagaimana caranya
pinter,tapi perkembangan mental spiritualnya dibiarkan begitu saja.
Sehingga yang terjadi selama ini banyak orang pinter,tapi efeknya pinter ngapusi
(bohong).tidak bisa mengendalikan emosi,bahkan tak kenal Tuhan sama sekali.
Saya renungi,...perjalanan saya masuk ke sekolah2,dan saya menemukan tradisi
guru yang penting ngajar,entah muridnya bejad apa bloon nggak mau mikir
sementara murid,yang penting sekolah.
Inilah dunia pendidikan yang sebagian besar dikembangkan di negeri ini.Apa yang
di dapat.? Banyak orang intelektualitasnya tinggi,tapi mentalnya penghujat.Pencela,
juga pendengki.
Agama Islam adalah rohmatan lil alamin.!
Jika kebanyakan dari kita beragama,atau ummat beragama.Sebenarnya sikap
toleransi.dan sikap sadar diri,sadar menghargai orang lain,juga menyadari keberadaan
Tuhan bagaimana bisa di aplikasikan dalam kehidupan sehari2.
Di sini saya bukan berbicara konsep pondok,yayasan apapun,sekolah apa.?
tapi di sini saya hanya berbicara realita yang ada,kualitas pendidkan akan meningkat
jika kesadaran Illahiyah diwujudkan dalam bentuk kesadaran praktek dalam
masyarakat.mulai keluarga,sekolah,atau lingkungan di mana kita berkumpul.
Kesadaran yang saya dapatkan dari pendidkan sekolah dulu,sering menekankan
tentang materi.doktrin yang dikembangkan harus kaya materi,sehingga kalau
miskin tidak akan dihormati sebagai manusia sempurna.
Renungan yang paling mendalam saat saya ke sebuah sekolah,yang semuanya
tidak ada yang ateis,ngomongnya percaya Tuhan semua tidak terkecuali.apa
yang saya dapat.? 30 % dari siswa bahkan lebih sudah kecanduan alkohol,diantara
siswa yang taat beragama hanya satu orang.diantara 270 siswa.
Saat kita mengaku ummat Muhamad yang setia.Pantaskah kita ngaku2,kalo
bisanya kita hanya bicara.?
Bukankah agama tidak mengajarkan berteory saja,tapi agama sangat menekankan
bagaimana cara berperilaku sholeh dan sholehah.Sosok panutan kita Baginda
Rosulillah,betapa sangat menekankan sauri tauladan yang sangat bagus.tapi kenapa
kita menjadi ummat sering keluar dari jalur agamaa itu sendiri,merasa lebih baik.
Semua karena pengaruh pengajaran dari masa kecil,sehingga apa yang harus kita
lakukan agar kesadaran anak2 didik kita tidak hanya sadar tentang materi tok,tapi
juga menyadari adanya ada karena ada Tuhan.
Semoga kita bukan menjadi bangsa penghujat dan pencela tapi bangsa yang penuh cinta
kasih.Karena kesadaran kita,selalu terfokus.kalo hidup kita tidak untuk Allah
lalu untuk siapa lagi.Kesadaran Illahiyah yang menjadikan manusia punya toleransi
karena kita ummat yang selalu mengembalikan semuanya kepada Allah
Semoga Allah selalu mengampuni dosa yang tampak maupun tidak tampak dalam diri kita.