SILATUN
Kesadaran untuk Mencapai Puncak Kebahagiaan
managerial motivation gradual scientist

Sampah atau kotoran adalah sesuatu yang diciptakan Tuhan dimanapun tempatnya,pasti ada.terutama yang harus kita sadari bahwa tubuh kita juga banyak kotoranya.
Berbicara makhluk hidup,.saya sangat menyukai untuk mengamati semuanya,baik yang hidup maupun yang mati.terutama yang bisa berjalan..! tak ada satupun yang terlepas dari tubuh mereka tentang sampah itu sendiri.
TAPI..?...Saat kita sosialisasi tentang adanya sampah,banyak manusia yang menutup hidungnya,menutup telinga,bahkan menutup mata,juga menutup secara keseluruhan fungsi organ tubuhnya,takut jika nantinya mereka ternodai oleh sampah yang mereka buang sendiri.dan ini bukan cerita fiktip di masyarakat kita sekarang tapi betul2 kenyataan,yang membuat keinginan saya untuk mengungkapkan cerita ini.
Pada suatu ketika saat sampah terkumpul dan akhirnya tercium,banyak manusia yang baru nyadar tentang baunya sampah.karena membikin tidak nyaman.
Permasalahan ini sering dan bahkan menjadi sarapan pagi buat orang desa maupun kota tanpa terkecuali.tapi solusinya kadang sering hanya di bahas.jika hanya di bahas ibarat orang makan,tapi penyelesainya lewat tidur dia mengharap akan kenyang setelah dia bisa bermimpi makan di restoran.
Padahal jelas dan gamblang sekali,bahwa sampah bisa tercium karena factor banyak orang nyampah tapi sayang tidak mau menempatkan pada tempatnya.
Padahal dalam agama sangat dijelaskan tentang pentingnya kebersihan.!
Kesadaran tentang sampah di sini bukan mengacu pada kesadaran sampah organic maupun non organic sahaja,tapi betapa lebih pentingnya kita membahas sampah yang selama ini seperti paradigma yang sulit untuk dibersihkan yaitu sampah masyarakat, orang2 sekarang bingung sebenarnya sampah masyarakat itu yang mana,apakah GEPENG ( gelandangan dan pengemis ) atau orang2 yang tidak amanah..?
Saat satu orang pejabat,melakukan tindak korupsi,mungkin seratus atau bahkan seribu atau bahkan satu wilayah negara merasakan tidak nyaman,terpuruk bahkan terlantar.
Tapi jika seorang maling menggasak harta si kaya paling beberapa orang yang disengsarakan.dan akhirnya bau itu kemana2.
Di sini saya ingin mengambil pelajaran yang sangat berarti untuk diri saya sendiri semoga juga untuk orang lain.yang ingin kami sampaikan di sini adalah bentuk atau kehidupan yang menyoroti tentang sampah secara wajar.
Suatu hari saya ada keinginan untuk mengamati kehidupan pemulung di Bantar Gebang ( Bekasi )..! tiap hari yang namanya pemulung selalu berkutat dengan sampah.saat kami semakin dekat dengan dengan lokasi kami langsung menutup hidung,luar biasa menyengat baunya,tapi sekelompok orang dengan santainya mengais sampah untuk mencari sesuatu yang bisa dikumpulkan untuk menyambung hidup sesaat.
Kami semakin tertarik untuk lebih dekat mengamati mereka,..tanpa sadar kami yang pertama kali menutup hidung,sudah tidak..!
Ada pelajaran yang bisa kita ambil bersama,..!
Persepsi kami,saat manusia sudah terbiasa dengan lingkungan korupsi,pecandu,penjahat dan sebutan yang layak untuk orang melakukan kejahatan maka mereka layak kita sebut sampah masyarakat.dan orang2 yang mengambil keuntungan atas orang2 bodoh,orang2 miskin dan lain sebagainya maka selayaknyalah mereka kita sebut sebagai pemulung.!APAKAH KITA LAYAK DI SEBUT PEMULUNG .? YANG TAHU ADALAH DIRI KITA SENDIRI JIKA KITA MEMAKAI NURANI..!
Orang2 berspiritual jika masih tak mau tahu untuk membersihkan sampah itu,maka kami juga menyebutnya seperti orang buta lumpuh,..! yang bisa mencium bau tapi tak ada reaksi untuk membuangnya.kami hanya merenung kapan kita bisa bersama membersihkan sampah,jika yang ada masih golongan dan firqoh2 yang saling membenarkan pendapat masing2,dan sangat susah menghargai pendapat orang lain.selama ini memang factor pendidikan yang sangat dominan mendewasakan moral dan mental manusia,tapi berulangkali sayang..!,pendidik sering memaksakan pemikiranya untuk di ikuti anak didiknya sehingga hasilnya mereka bukan menciptakan manusia yang bisa berfikir bebas tapi robot yang selalu mengikuti ego dari masing2 guru,ustad,dll.
Semoga Allah mengampuni dosa yang tampak maupun yang tidak tampak dalam diri kami…Amien.
Mon, 2 Aug 2010 @09:23wawan |